Senin, 16 September 2013

Makna R4BIA

Turki satu-satunya negara yang paling prihatin terhadap kondisi yang dialami oleh Jamaah Ikhwan dan Presiden Mursi yang digulingkan militer, dan diikuti dengan pembantaian terhadap pendukung Presiden Mursi, serta pembubaran konstitusi Mesir, kemudian pengambalian rezim Hosni Mubarak dalam kekuasaan di Mesir.
Menghadapi situasi di Mesir, selanjutnya  Turki  memulai sebuah inisiatif internasional, di mana tanda " R4BIA " - sebuah simbol dari peristiwa yang terjadi pada  14 Agustus 2013, yaitu pembantaian terhadap ribuan pendukung Presiden Mohamad Mursi oleh pasukan keamanan Mesir.
Peristiwa yang sangat keji dan mengerikan terhadap demonstran damai dengan aksi duduk di Rabi'aa al-Adawiya Square, dan berakhir dengan penyerbuan yang dilakukan oleh militer terhadap para demonstran secara brutal.
Platform internasional ( www.rabiaplatform.com ) akan diresmikan pada tanggal 16 September, Senin, di Congress Center, Istambul, pukul 11.00 WIB. Sejumlah tokoh dan pemimpin Turki rencananya akan hadir dalam peresmian itu.
Wartawan Turki,  Abdurrahman Dilipak , sebagai pemimpin gerakan itu, mengatakan kepada kantor berita Anadolu bahwa jaringan sosial seperti Twitter dan Facebook akan digunakan untuk menginformasikan  kegiatan platform bagi anggotanya di seluruh dunia.
"Platform R4BIA akan mempertemukan organisasi masyarakat sipil dunia, pekerja media, relawan dan artis . Ini akan menjadi platform di mana kita membahas bagaimana dunia baru akan dibangun dengan bantuan ilmu pengetahuan, seni, filsafat, politik dan etika sosial", tegasnya.

Dilipak menambahkan bahwa setiap negara akan membuat platform sendiri yang pada gilirannya akan ditambahkan dengan negara lain.
"Ketika jumlah anggota kami mencapai 1 juta, kami akan menyelenggarakan protes online di Tahrir Square pada peta digital dengan semua orang memilih banner yang mereka inginkan", tambahnya. Ini merupakan bentuk kampanye internasional yang diselenggarakan berbagai  gerakan yang menentang militer Mesir, sebagai simbol tirani yang sangat kejam dan biadab.

Simbol Rabiaa
"Rabaa " yang berarti empat atau keempat dalam bahasa Arab telah menjadi tanda protes anti - kudeta di Mesir. Hanya beberapa jam sebelum pembantaian pada tanggal 14 Agustus, pengunjuk rasa anti - kudeta di Mesir mencoba  menyuarakan tuntutan mereka kepada dunia dengan mengangkat empat jari mereka.
Pertama , sebuah situs web yang disebut " R4bia.com " didirikan dalam lingkup kampanye yang dipimpin oleh para aktivis di Turki yang anti - kudeta, dan kemudian hashtag dari ' Whatisr4bia ' disusun di Twitter , layanan jejaring sosial online .
Hashtag telah peringkat di antara Topik Trend ( TT ) dalam beberapa bulan terus meningkat di Turki , dan kemudian mengambil tempat di antara daftar dunia. Hal ini telah menjadi TT global di mana pengguna dari semua bagian di dunia, mulai  dari Asia ke Eropa, Afrika dan  Amerika Serikat, mereka menunjukkan minat yang sangat tinggi.
Ribuan pengguna terutama di Pakistan, Irak, Mesir, Bosnia Herzegovina, Malaysia dan Indonesia,  Eropa dan Amerika berbagi pesan tertulis dan foto-foto di bawah hashtag dari " Whatisr4bia " .
"Simbol Rabi'aa"  yang digunakan sebagai simbol kebebasan menyebar dari Mesir ke seluruh dunia, dan telah sangat digunakan sebagai gambar profil di media sosial juga. Jumlah mereka yang menggunakan "Simbil Rabi'aa" sebagai gambar profil dilaporkan menjadi lebih dari 100 juta di seluruh dunia.
Muslim dan masyarakat dunia harus menaruh perhatian terhadap nasib Muslim dan rakyat Mesir yang sekarang ini telah berada dalam penindasan rezim militer di Mesir, dan mereka meniadakan semua hak-hak dasar rakyat dan Muslim, dan mengembalikan Mesir menjadi bangsa yang terbelakang dengan diikuti kekejaman dan kekerasan tanpa  henti oleh militer. (dari situs www.voa-islam.com)

Jumat, 13 September 2013

Dharmasraya, setahu saya...

Kantor Bupati Dharmasraya
Dharmasraya berasal dari dua suku kata; Dharma dan Asraya. Dharma lebih kurang artinya hukum, aturan atau bisa juga berarti budi sedangkan Asraya bermakna payung yang melindungi. Kalau mau diartikan secara kasar makna kata Dharmasraya, menurut saya sendiri mungkin lebih kurang; tempat berlindung suatu masyarakat dengan suatu sistem atau aturan yang mengiringi kehidupan masyarakat tersebut. Itu pendapat saya lho. Tapi toh kata Dharmasraya sekarang menjadi sebuah nama kabupaten di Sumatera barat yang notabene tempat hidupnya sekelompok masyarakat yang merasa terpinggirkan ketika masih bergabung dengan kabupaten Sawahlunto/sijunjung sembilan tahun silam.

Dharmasraya dimekarkan menjadi kabupaten secara resmi pada tanggal 7 januari 2004, ketika itu saya masih duduk dibangku kelas dua SMP tepatnya SMP N 1 Sitiung. Waktu mendengar berita ini saya senang senang aja, tapi tidak tahu apa yang buat saya senang. Dengan beribukota di Pulau Punjung Dharmasraya sekarang bergerak menuju arah yang baik untuk semua masyarakatnya. Semoga memang seperti itu.
Dharmasraya berada di bagian ujung Sumatra Barat yang langsung berbatasan dengan provinsi Jambi dan provinsi Riau, di sebelah utara ada kabupaten Sijunjung dan Kuantan Singingi (Riau), di sebelah Barat ada Kabupaten Solok dan Solok Selatan lalu di bagian timur ada kabupaten Bungo dan Tebo (Jambi), dan sebelah selatan ada kabupaten Kerinci (Jambi). Dengan luas wilayah nyaris 3000 Km persegi, dengan kondisi berbukit dan bergelombang dengan ketinggian sekitar 1500 m diatas permukaan laut.

Masyarakat di Dharmasraya itu bisa dibilang heterogen, banyak macamnya ada suku minang, jawa, sunda dan dari sumatra utara juga ada. Namun meskipun demikian jarang terjadi “perperangan” antara kelompok masyarakat tersebut, bisa dibilang tidak ada malah. Hal ini mungkin karena seluruh elemen tersebut telah bercampur baur. Kalau oarng bilang sudah membentuk suatu harmoni yang baik, sehinga hal-hal yang berbau kesukuan itu tidak membuat adanya rasa dominan pada salah satunya.

Dulu sempat terjadi sedikit perbedaan pendapat untuk memposisikan dimana letak ibu kota kabupaten. Ada yang ingin meletakkan di Pulau Punjung dan ada yang ingin meletakkan di posisi yang lebih adil untuk semua jika dilihat dari segi jarak, dengan kata lain diletakkan di tengah-tengah, dan saya pun setuju dengan pendapat yang terakhir ini karena jika diletakkan di pulau punjung, masyarakat yang berdomisili di wilayah arah dekat ke provinsi jambi tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan. Namun apa dikata palu mungkin sudah terlanjur diketok dan memang itu mungkin keputusan yang terbaik, semoga. Tapi yang penting itu pembangunan merata untuk seluruh wilayah di Dharmasraya.


Dan gedung DPRD baru telah diletakkan diposisi tengah-tengah tepatnya di Gunung Medan, dimana sebelumnya di Pulau Punjung. Tapi sampai tulisan ini ditulis gedung baru ini belum digunakan karen a belum selesai 100%. Apakah ini “paumbuak” sebagian mereka yang dulu kecewa karena ibukota di Pulau Punjung?

Senin, 09 September 2013

Kisah Inspirasi: Jadi Percaya Tuhan Setelah Hilang di Gunung Salju 4 Bulan

VIVAnews - Seorang warga Uruguay berusia 58 tahun ditemukan selamat setelah empat bulan di Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Dia bisa bertahan selama itu di tengah musim dingin dengan memakan tikus dan kismis.

Reuters melaporkan, Raul Fernando Gomez Circunegui sebelumnya dilaporkan hilang pada Mei. Dia mencoba menyeberangi pegunungan dari arah Chile ke Argentina dengan berjalan kaki karena sepeda motornya rusak.

Pada Minggu, 8 September 2013, beberapa petugas Argentina dari provinsi San Juan menemukan Gomez di sebuah selter di ketinggian 2.840 meter di atas permukaan laut ketika para petugas ini sedang berkunjung ke sana untuk mengukur ketinggian salju. 

"Sebenarnya ini adalah keajaiban. Kami masih tak percaya," kata Gubernur San Juan, Jose Luis Gioja, kepada koran lokal Diario de Cuyo. "Kami membiarkan dia bicara pada istrinya, ibunya dan putrinya. ... Saya bertanya padanya, 'Kau seorang yang percaya Tuhan?' Dia menjawab, 'tidak, namun kini kini iya.'"

Gula, kismis,  dan sejumlah makanan di selter ini diduga tetap membuat Gomez berhasil melewati musim dingin di belahan selatan yang jatuh di pertengahan tahun. Beratnya turun 20 kilogram selama empat bulan dan ditemukan dalam keadaan dehidrasi. Kini dia menjalani perawatan.

Foto-foto Gomez yang berjambang beredar di koran-koran Argentina. 

Seorang dokter yang merawat Gomez takjub dengan daya tahan pria ini. "Dia seorang penderita darah tinggi, pernah merokok dan memiliki tanda kurang gizi," kata dokter itu. "Namun dia akan segera membaik dan dalam beberapa hari kami akan melepasnya."